Harga Jalak Bali Hasil Penangkaran Bersertifikat Resmi 2016

Harga Jalak Bali – Burung yang memiliki nama latin Leucopsar rothschildi ini memang telah menjadi salah satu burung idola para kicaumania sekaligus kolektor burung langka. Padahal, jenis jalak yang mempunyai bulu dominan putih bersih ini, sebenarnya tergolong sebagai burung yang sudah cukup lama dilindungi. Perburuan liar yang dulunya marak dilakukan, membuat populasinya semakin berkurang. Namun dengan berlangsungnya pernyataan tersebut, beberapa pihak yang perduli padanya pun tidak diam begitu saja. Sebagian orang atau komunitas yang perduli akan terjadinya penurunan populasi jalak bali di habitat asalnya, sudah banyak yang berusaha untuk menangkar atau membudidakannya.
Harga Jalak Bali Anakan Sepasang (Jantan dan Betina), ak Bali Muda atau Bakalan sepasang umur 7 sampai 8 bulan resmi bersetifikat, Siapan Sepasang usia 1 tahunan, Jalak Bali Indukan Sepasang Jantan dan Betina umum 2 tahunan, sertifikat resmi.
Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) via flickr @Udo Schröter
Tujuan dari maraknya pelaksanaan budidaya adalah untuk memenuhi kebutuhan komersial. Dimana supaya nantinya angka perburuan di alam bebas semakin berkurang dan beralih pada pembelian burung yang merupakan hasil dari penangkaran. Meskipun termasuk sebagai jenis burung yang telah dilindungi, bukan berarti kalau memeliharanya tidak diperbolehkan. Memelihara jenis burung dari genus Leucopsar ini, sah-sah saja. Asalkan memiliki sertifikat resmi untuk bukti dari pembelian burung penangkaran. Namun untuk harga jalak bali bersertifikat, tentunya juga cukup mahal. Untuk yang masih anakan saja, umumnya dijual dengan harga antara Rp. 5.500.000.

 

Disamping itu, penagkar jenis burung dari suku atau keluarga Sturnidae ini, juga bukan sembarang orang yang diperbolehkan. Penagkar yang benar-benar dipercaya dan diperbolehkan untuk membudidayakan jalak bali adalah orang-orang tertentu yang sudah memiliki sertifikat resmi yang disahkan oleh pihak yang bersangkutan. Itu sebabnya bagi yang ingin meminang burung bersuara khas dengan celotehan-coletehan tajam ini, ada baiknya jika lebih waspada. Pasalnya hingga saat ini sudah banyak beredar penjualan yang dilengkapi dengan sertifikat palsu. Meskipun harga jalak bali yang dijual juga tidak jauh beda dengan sertifikat penangkaran resmi lainnya.

 

Bagi rekan-rekan kicaumania yang berkeinginan untuk mengoleksi burung berjambul panjang indah nan menawan ini, namun masih belum mengetahui kisaran harganya, di sini, penulis telah merangkum beberapa informasi harga jalak bali sepasang (jantan dan betina) mulai dari yang masih anakan, muda atau bakalan, siapan yang menginjak usia sekitar 1 tahunan dan indukan yang berumur antara 2 tahunan. Yang lebih penting lagi, beberapa daftar yang disajikan adalah pasaran burung yang merupakan hasil penagkaran atau budidaya dan pastinya bersertifikat resmi. Selebihnya, berikut daftar rangkuman yang telah dimuat dari situs klub burung dan penjualan burung jalak bali, Delanggu Birdfarm;

Update Harga Jalak Bali 2016 Bulan April

  • Harga Jalak Bali Anakan Sepasang (Jantan dan Betina) umur 3 bulan, resmi bersertifikat Rp. 5.500.000
  • Jalak Bali Muda atau Bakalan sepasang umur 7 sampai 8 bulan, resmi bersetifikat Rp. 8.500.000
  • Harga Jalak Bali Siapan Sepasang usia 1 tahunan, bersertifikat Rp. 11.000.000
  • Jalak Bali Indukan Sepasang Jantan dan Betina umum 2 tahunan, sertifikat resmi Rp. 17.500.000.

 

Informasi harga jalak bali seperti yang telah disajikan adalah bandrol yang telah ditentukan oleh penjualan burung penagkaran bersertifikat resmi yaitu Delanggu birdfarm. Untuk mengujungi situsnya, rekan-rekan bisa klik di sini. Namun sekali lagi, sangat dianjurkan untuk selalu berwaspada demi menghindari sertifikasi yang tidak resmi atau palsu. Dan sebagai warga yang baik, pastinya rekan-rekan selalu mematuhi peraturan. Dimana burung yang sudah dilindungi tentu sangat ditekankan untuk tidak boleh dipelihara. Kecuali jika sudah dibuat pengecualian kalau diperbolehkan dengan syarat sertifikasi.

Tips Mengatasi Kacer yang Sering Mbagong

Mengatasi Kacer Mbagong – Berbagai cara jitu yang dimaksudkan untuk menghilangkan kebiasaan kacer ngebagong atau mbedesi / nguda laut, hingga saat ini memang terus diupayakan oleh para kicaumania. Namun, berdasarkan sepengetahuan penulis, pada kenyataannya perilaku mbedesi sendiri tidak bisa dipisahkan dari tubuh burung. Pasalnya tidak sedikit yang mengatakan kalau kebiasaan tersebut merupakan sifat bawaan atau suatu tingkah laku alami yang dimiliki oleh pengicau dari suku Muscicapidae ini. Dengan kata lain, semua kacer pada dasarnya memiliki kebiasaan itu dan sampai sekarang ini belum ada cara yang akurat untuk menghilangkannya.
Cara Mengatasi Kacer Mbagong Saat Lomba, Digantang, Ditrek, om kicau, saat diadu, jalan, penanganan parah.
Gambar / Foto Contoh Kacer Mbagong via flickr @Charles Lam
Ciri kacer mbagong sendiri yaitu ditandai dengan tingkah laku yang aneh. Semisal dada terlihat membusung atau jadi menggelembung, ekor menunjuk ke arah bawah, kepala ditekuk ke atas layaknya postur kuda laut dan lain sebagainya. Mbedesi biasanya terjadi karena suatu alasan tertentu, misalnya kondisi burung sedang tidak fit. Saat ngebagong, pada umumnya burung juga akan cenderung jadi macet bunyi atau hanya bersiul dengan suara-suara tanpa variasi. Apabila mbedesi sampai terjadi, supaya burung lekas lepas dari kebiasaan ini dan bisa tampil dengan suara yang menjanjikan lagi, maka ada baiknya jika cara mengatasi kacer mbagong lekas diterapkan.

 

Mbedesi tidak hanya terjadi pada burung rawatan harian saja, namun juga kerap melanda terhadap burung-burung yang khusus dilombakan. Dan untuk burung yang menjadi pengicau andalan lomba tetapi sering nguda laut, tidak menutup kemungkinan kalau penampilannya akan cenderung jadi kurang maksimal. Bisa demikian, sebab burung yang sedang ngebagong, umumnya tengah mengalami kondisi drop atau turun mental, sehingga kurang bagus jika ditrek atau digantang dengan burung lain, terlebih lagi kalau untuk dilombakan. Itu sebabnya supaya burung bisa cepat gacor kembali, maka ada baiknya jika cara mengatasi kacer mbagong saat lomba lekas dilaksanakan.

Penanganan Kacer Mbagong

Kacer mbagong saat ditrek maupun saat lomba, biasanya terjadi karena faktor-faktor tertentu. Adapun penyebab yang memungkinkan bisa membuat burung jadi sering mbedesi, antara lain lantaran setelan EF atau pemberian pakan kacer tambahan yang kurang sesuai dengan karakternya, pemandian yang kurang intensif, sering mengganti sangkar atau pola tangkringan-nya, kondisi tubuh burung yang kurang fit dan lain-lain. Untuk cara mengatasi kacer mbagong saat digantang, setidaknya beberapa ringkasan informasi berikut ini bisa bermanfaat;

Setelan EF (Ekstra fooding)

Sebagaimana yang telah dimuat dari laman omkicau.com, disitu dijelaskan bahwa memberikan pakan kacer yang berupa EF secara berlebihan ternyata juga bisa memicu terjadinya ngebagong. Cara mengatasi kacer mbagong om kicau yang merujuk pada setelan makanan tambahan atau EF, bisa diketahui dengan memahami karakter burung terhadap pemberian jangkrik (contoh EF yang dipakai adalah jangkrik). Jika setiap harinya burung diberi 4-5 ekor jangkrik atau lebih, di pagi dan sore hari, maka tahapan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menguranginya menjadi 3 ekor di pagi dan sore hari.

 

Setelah pemberian jangkrik diturunkan menjadi 3 ekor di pagi dan sore sudah berjalan selama 5 hari, kemudian perlahan porsi jangkrik ditingkatkan menjadi 4 ekor. Menginjak hari ke 10, jumlah jangkrik ditambah lagi menjadi 5 ekor di pagi dan sore hari. Lepas dari 14 hari, burung bisa dicoba untuk ditrek pada pelaksanaan latber atau bahkan diikutsertakan ke dalam perlombaan. Jika kacer masih saja mbedesi saat digantang, coba berikan 2-3 ekor ulat bambu / bumbung di pagi dan sore hari dan porsi jangkrik tetap 5 ekor. Memberikan ulat bambu secara rutin dan konsisten, banyak dianggap bisa mengatasi kacer mbangong.

Setelan Tangkringan dan Sangkar

Mbagong bisa terjadi lantaran pola tangkringan dan sangkar yang tidak sesuai. Biasanya para kicaumania sering mengganti sangkar dan posisi tangkringan. Ketika burung sudah nyaman dengan sangkar begitupun pola tangkringan yang ditempatinya, tetapi kemudian diganti, maka tidak menutup kemungkinan jika hal ini bisa membuat burung jadi merasa kurang nyaman. Dan rasa kurang nyaman itu sendiri, sangat memungkinkan kalau bisa menjadi sebab dari kebiasaan mbedesi. Salah satu cara mengatasi kacer mbagong akibat pergantian sangkar dan pola tangkringan, yaitu dengan mengembalikannya seperti sediakala.

Mandi Secara Intensif

Penyebab kacer mbagong, bisa dikarenakan pemandian yang tidak intensif. Memandikan burung secara intensif ialah yang dilakukan dengan teratur dan tepat waktu. Jika mandi burung tidak dilaksanakan dengan teratur dan tepat waktu, maka tidak menutup kemungkinan kalau ia akan jadi sering mbedesi. Bisa demikian, sebab kacer pada umumnya memang memerlukan mandi yang teratur agar tubuhnya tetap segar dan nyaman lantaran terjauh dari berbagai kotoran. Pemandian yang intensif, dimana tepat pada waktunya dan burung memang sedang ingin mandi, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memasukkan-nya ke dalam keramba mandi.

 

Melepas burung ke dalam keramba mandi bisa dilakukan pada pagi, siang, sore dan malam hari. Setelah burung sudah masuk ke dalam keramba mandi, tinggal menunggu waktu yang disukainya untuk mandi. Jika di pagi hari burung tidak mau madi saat dimasukkan ke dalam keramba mandi, maka coba lagi di siang hari. Namun kalau siang juga belum mau, lakukan lagi di sore hari dan seterusnya. Semisal ia terlihat lebih sering mandi pada pagi dan sore hari, bisa diketahui bila waktu yang paling digemarinya untuk mandi adalah di pagi dan sore hari. Dengan begitu, sangat diharapkan kalau kita bisa memandikan burung tepat waktu dan teratur yang mana menjadi pokok dari pemandian yang intensif.

Penanganan Kondisi yang Tidak Fit

Selain setelan EF, setelan pola tangkringan atau sangkar dan mandi intensif, cara mengatasi kacer mbagong parah, bisa diminimalisir dengan penanganan kondisi yang tidak fit. Bisa demikian, sebab kebiasaan mbedesi juga bisa ditimbulkan oleh kondisi burung yang kurang fit. Sedangkan untuk mengetahui kondisi burung yang tidak fit, dapat diamati melalui ciri-ciri kotorannya. Jika biasanya burung jarang nguda laut tetapi kemudian jadi sering, maka segera periksa kotorannya. Apabila kotoran burung tidak seperti pada umumnya, misalkan terlihat banyak mengandung air atau mencret, mungkin ini petanda kalau kondisinya sedang tidak fit.

 

Sedang terserang penyakit dan stres menjadi penyebab kuat yang membawa burung pada kondisi tidak fit. Selalu menjaga kebersihan sangkar, banyak dibilang mampu mengurangi angka terjadinya stres. Untuk penanganan kacer mbagong yang terjadi lantaran terserang penyakit seperti cacingan yang ditandai dengan adanya beberapa gelembung pada kotorannya, yaitu bisa ditindaklanjuti dengan cara memberikan obat cacingan. Terakhir, usahakan berikan voer dengan konsisten, baik itu merk voer maupun kadar protein yang ada di dalamnya. Pemberian voer yang tidak konsisten banyak dianggap dapat memicu terjadinya kebiasaan mbedesi.

Aneka Pakan Kacer Biar Gacor dan Ngobra

Pakan / Makanan Kacer – Poci atau sekoci, blorok, madagaskar dan jawa atau hitam adalah jenis-jenis ataupun penamaan yang umum dipakai oleh para kicaumania untuk menandai burung yang berkerabat dekat dengan murai batu ini. Dari sekian banyak jenisnya, beberapa burung tersebut merupakan jenis yang saat ini cukup diminati. Pasalnya suara kacer dari sebagian jenis itu, memang banyak dibilang cukup menjanjikan. Baik itu pada segi variasi maupun volume gacor-nya. Namun untuk memperoleh hasil yang maksimal, dimana burung bisa tampil dengan suara ngeplong atau lantang dan bervariasi, tentu bukanlah perkara instan.
pakan atau makanan kacer poci biar cepat gacor, di alam liar, agar rajin bunyi, yang bagus, juara, jawara, terbaik, bakalan, trotolan, mabung, anakan, penangkaran
Kacer Trotol Makan Jangkrik via kaskus.co.id @Page – Kacer (copsychus saularis)
Selain perawatan, makanan kacer agar rajin bunyi yang diberikan setiap harinya juga sangat menentukan potensi burung untuk kedepannya. Untuk rawatan, setelan harian paling dasar yang kerap diberikan oleh para pencetak burung jawara, sebenarnya tidaklah jauh berbeda dengan perawatan yang banyak diterapkan oleh kicaumania pada umumnya. Semisal dengan rutin memandikan, menjemur, selalu menjaga kebersihan kandang dan polesan tambahan seperti pemasteran. Sedangkan untuk pakan kacer biar gacor yang paling pokok, umumnya para pengorbit burung juara juga tidak memberikannya dengan jenis yang neko-neko.

 

Pakan kacer terbaik, secara umum tergolong menjadi dua bagian, yaitu yang alami dan berupa racikan atau buatan. Sehubungan dengan jenis asupan buatan, kebanyakan yang bagus dan aman untuk diberikan ialah voer atau yang juga biasa disebut dengan nama poor oleh para kicaumania. Sedangkan untuk asupan alami, makanan kacer di alam liar yang paling utama adalah EF (Ekstra fooding). Untuk lebih lengkapnya lagi mengenai jenis-jenis asupan yang bisa diberikan kepada burung anakan trotol, bakalan hingga dewasa dari pengicau yang dikelompokkan pada suku Muscicapidae ini sebagai berikut;

EF (Ekstra Fooding) untuk Kacer

Meskipun kerap disebut sebagai Ekstra fooding atau pakan tambahan, tetapi sebenarnya EF ini merupakan makanan kacer paling utama saat berada di alam bebas. Peran dari EF sendiri adalah untuk memenuhi kebutuhan protein yang sangat diperlukan oleh tubuh burung guna menunjang tumbuh kembangnya. Dan untuk EF yang seringkali diberikan oleh para kicaumania kepada burung dari genus Copsychus ini, jenisnya pun juga cukup beragam dengan setelan atau porsi pemberian yang berbeda-beda. Adapun beberapa jenis Ekstra fooding yang umum diberikan, diantaranya sebagaimana berikut ini;

Berbagai Serangga Kecil untuk Kacer

Serangga kecil yang bagus untuk diberikan karena terbilang mempunyai kandungan protein tinggi antara lain jangkrik, belalang hijau dan orong-orong. Mengingat kadar protein-nya yang banyak dianggap cukup tinggi, tak heran jika jenis-jenis asupan tersebut kerap dijadikan sebagai pakan kacer juara yang paling utama. Namun sebelum disajikan kepada burung, bagian-bagian tubuh dari belalang, jangkrik dan orong-orong, yang meliputi kaki, kepala dan bulu atau sayapnya, sebaiknya tidak disertakan atau dipotong terlebih dahulu. Pasalnya beberapa bagian itu cukup sulit untuk dicerna oleh burung dan bahkan bisa melukai tenggorokan burung saat mengkonsumsinya.

Kroto untuk Kacer

Hampir sama halnya dengan belalang, jangkrik dan orong-orong, dimana kroto juga mempunyai kandungan protein cukup tinggi yang sangat berperan terhadap pertumbuhan burung. Umumnya para kicaumania memberikan kroto tidak terlalu sering. Dan itupun dengan porsi yang tidak berlebihan atau paling tidak disesuaikan dengan karakter daripada burung itu sendiri. Memberikan kroto secara berlebih, banyak dianggap dapat meningkatkan suhu panas tubuh burung. Jika peningkatan suhu panas pada tubuh burung berlangsung dalam jangka waktu panjang, maka tidak menutup kemungkinan kalau nantinya bisa membuat burung jadi rentan over birahi.

Ulat Bambu / Bumbung untuk Kacer

Ulat bambu atau yang juga banyak disebut dengan nama ulat bumbung, biasanya kerap diberikan kepada burung yang terlanjur over birahi. Memberikan ulat bambu secara rutin pada burung yang sedang over birahi dimaksudkan agar bisa mengurangi atau bahkan menurunkan tingkat birahinya. Mengingat pernyataan itu, makanan kacer yang berupa ulat bambu ini sangat bagus diberikan kepada burung yang over birahi khususnya yang lantaran pemberian kroto yang terlalu berlebihan. Namun ulat bambu diberikan, supaya burung lekas lepas dari kondisi over birahi, maka ada baiknya jika pemberian kroto dihentikan sementara waktu.

Ulat Hongkong untuk Kacer

Makanan kacer biar cepat gacor yang berupa ulat hongkong ini memiliki tingkat protein yang terbilang cukup tinggi. Meskipun sangat baik untuk diberikan, tetapi ada baiknya jika jenis pakan hidup ini tidak diberikan secara berlebihan. Memberikan ulat hongkong dengan dengan porsi yang terlalu over, sering dianggap bahwa bisa memicu penyakit katarak yang menyerang bagian mata burung. Sedangkan untuk bagian tubuh ulat yang sebaiknya dipotong terlebih dahulu, karena sulit dicerna oleh burung lantaran tekstur-nya yang keras yaitu kepala ulat. Selain itu, di bagian kepala ulat hongkong juga terdapat gigi yang cukup tajam, sehingga dapat berisiko melukai tenggorokan burung saat mengkonsumsinya.

Cacing Tanah untuk Kacer

Selain berbagai serangga kecil, kroto, ulat hongkong dan ulat bambu, cacing tanah juga merupakan pakan kacer yang bagus untuk diberikan. Cacing tanah, saat ini terbilang cukup mudah untuk didapatkan. Pasalnya hampir di setiap toko atau kios burung, umumnya sudah mulai banyak yang menjualnya. Namun untuk menghindari hal-hal yang cenderung kurang mengenakan, maka ada baiknya jika hanya memberikan cacing dalam kondisi bersih atau steril dari kotoran-kotoran berbahaya yang bisa menggangu sistem pencernaan tubuh burung. Membersihkan cacing dari kotoran berbahaya, bisa dengan cara merendamnya terlebih dahulu pada air bersih sebelum diberikan.

Voer untuk Kacer

Di dalam voer terdapat kandungan nutrisi yang cukup beragam, misalnya protein, mineral, serat dan lain sebagainya. Aneka macam nutrisi yang ada pada voer, belum tentu terdapat pada jenis makanan kacer alami atau santapan utamanya ketika berada di alam bebas. Itu sebabnya sangat disayangkan kalau voer tidak sampai terkonsumsi oleh burung. Sedangkan untuk jenis voer yang dianjurkan untuk diberikan adalah yang berkadar protein sedang antara 12-18%. Diluar itu tidak menutup kemungkinan kalau bisa sesuai dengan karakter burung. Memberikan voer secara tidak konsisten atau sering merubah merk beserta kadar protein yang ada didalamnya, banyak dibilang bisa membuat bulu burung jadi cenderung tampak pudar.

Aneka Pakan Cucak Ijo Biar Gacor dan Ngentrok

Pakan Cucak Ijo – Makanan yang diberikan setiap harinya memang sangat berpengaruh besar terhadap potensi burung. Jika bukan hanya jenis asupan terbaik yang disajikan, maka tidak menutup kemungkinan kalau perkembangan burung khususnya pada segi suara cucak ijo akan menjadi kurang maksimal. Oleh karena itu, ada baiknya untuk selalu memberikan makanan yang bagus untuk cucak ijo biar cepat gacor. Perawatan harian juga perlu dipertimbangkan agar penampilan burung jadi lebih menjanjikan. Sedangkan untuk setelan harian dasar yang kerap diterapkan oleh pengorbit burung juara, sebenarnya tidaklah jauh beda dengan rawatan yang banyak dilakukan oleh para kicaumania pada umumnya.
setelan pakan dan makanan cucak ijo mini biar cepat gacor yang bagus, bakalan, juara, di alam liar, selain pisang, muda, jantan.
Cucak Ijo (Chloropsis sonnerati) via fjb.kaskus.co.id @ID-jieretronizerz
Adapun beberapa setelan harian paling dasar yang umum diberikan oleh para pencetak burung juara adalah dengan rutin memandikan, menjemur, menjaga kebersihan kadang dan pemasteran. Lantas bisa mendapatkan hasil yang memuaskan, mungkin lantaran beberapa metode tersebut dilaksanakan dengan baik, benar, rutin, konsisten, ulet, telaten, teratur dan sesuai dengan karakter burung itu sendiri. Demi menunjang angka keberhasilan, makanan cucak ijo biar gacor yang bagus juga perlu untuk lebih diperhitungkan. Pasalnya apabila hanya rawatan saja yang diutamakan, tanpa harus memahami berbagai macam kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh burung, otomatis pertumbuhannya pun akan menjadi kurang optimal.

 

Untuk makanan cucak ijo sendiri, pada umumnya ada dua golongan, yaitu yang berupa racikan atau buatan dan alami atau santapan utamanya ketika berada di alam bebas. Jenis pakan alami meliputi buah-buahan dan beberapa EF (Ekstra fooding). Buah-buahan segar yang kerap diberikan antara lain pisang kepok, apel, pepaya, jeruk dan semacamnya. Sedangkan untuk EF yang umum disajikan kepada burung diantaranya ialah jangkrik, kroto, belalang, ulat hongkong dan lain-lain . Untuk asupan yang berupa buatan, yang kebanyakan bagus dan aman diberikan ialah voer. Buah-buahan, EF dan voer, ketiganya mempunyai kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Untuk lebih lengkapnya lagi mengenai jenis-jenis pakan burung cucak ijo sebagai berikut;

Buahan-buahan untuk Cucak Ijo

Buah-buah segar adalah salah satu pakan cucak ijo di alam liar yang paling pokok. Oleh karena itu, sebaiknya buah-buahan selalu tersedia setiap harinya. Di dalam asupan alami ini menyimpan kandungan vitamin yang cukup beragam dan berbeda-beda tergantung jenis buah-buahnya. Sedangkan untuk buah yang kerap diberikan oleh para kicaumania adalah pisang, khususnya jenis pisang kepok putih. Makanan cucak ijo selain pisang, ternyata masih ada banyak jenis buah-buahan lain yang cukup digemari olehnya. Adapun beberapa buah-buahan yang disukai oleh pengicau dari suku Chloropseidae ini antara lain apel, pir, jeruk, tomat, pepaya dan sebagainya.

 

Buah-buahan tersebut mempunyai manfaat tersendiri. Misalnya untuk pepaya yang banyak dianggap mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh burung. Selain itu, tekstur-nya yang cukup lembut, juga membuat pepaya menjadi mudah untuk dicerna oleh sistem pencernaan hampir semua setiap jenis burung pemakan buah-buahan. Karena tidak hanya menyimpan kandungan vitamin yang beraneka ragam, tetapi juga mempunyai tekstur begitu lembut yang membuatnya sesuai dengan sistem pencernaan tubuh burung, dapat disimpulkan bahwa pepaya sangat cokok untuk dijadikan sebagai pakan cucak ijo bakalan, muda hutan, dewasa, atau bahkan anakan trotol.

EF (Ekstra Fooding) atau Pakan Tambahan Cucak Ijo

Berbeda dengan buah-buahan, EF atau asupan tambahan ini mempunyai kandungan protein cukup tinggi yang sangat berperan bagi tumbuh kembang burung. Namun karena kandungan protein-nya terbilang tinggi, untuk menghindari hal-hal yang cenderung kurang bagus, maka ada baiknya jika takaran atau porsi pemberian ekstra fooding lebih diperhitungkan dan tidak sampai diberikan secara berlebihan. Adapun jenis-jenis EF yang kerap diberikan oleh para kicaumania, diantaranya ialah jangkrik, belalang, orong-orong, kroto, ulat hongkong, ulat bambu dan semacamnya. Beberapa EF tersebut juga umum dijadikan sebagai pakan cucak ijo mini, banyuwangi, atau jenis-jenis lainnya.

 

Mengingat tingkat protein-nya yang cukup tinggi, maka tak heran jika EF banyak dijadikan sebagai makanan cucak ijo juara yang paling utama ketika hendak dilombakan. Terlepas dari itu, untuk jenis EF tertentu seperti ulat hongkong, kroto, berbagai serangga kecil misalnya belalang, jangkrik dan kroto, sebaiknya pemberiannya lebih diperhatikan. Pasalnya memberikan ulat hongkong dengan porsi berlebihan yang berlangsung lama, bisa memicu terjadinya penyakit katarak yang menyerang bagian mata burung. Selain harus diperhatikan akan porsinya, hal lain yang sebaiknya juga diutamakan adalah dengan memotong bagian kepala ulat sebelum diberikan.

 

Bagian kepala ulat hongkong mempunyai gigi cukup tajam, sehingga bisa menggigit tenggorokan burung saat mengkonsumsinya. Selain itu tekstur kepala ulat hongkong juga cukup keras, sehingga tidak menutup kemungkinan bila sulit dicerna oleh burung. Disisi lain, meskipun kroto termasuk sebagai pakan cucak ijo yang bagus untuk diberikan, namun sebaiknya tidak disajikan secara berlebihan supaya tidak memicu dampak yang kurang baik. Sedangkan untuk belalang, jangkrik dan orong-orong, sangat disarankan untuk memotong bagian kepala, kaki dan bulu atau sayapnya. Sebab beberapa bagian tersebut cukup sulit untuk dicerna dan bisa melukai bagian tubuh burung, khususnya tenggorokan.

Voer untuk Cucak Ijo

Makanan cucak ijo biar gacor yang berupa buatan ini mempunyai kandungan nutrisi yang cukup beragam, misalkan protein, mineral, serat dan lain sebagainya. Disamping itu, aneka macam nutrisi yang ada pada voer juga belum tentu terdapat pada jenis pakan alami seperti buah-buah dan berbagai EF misalnya. Itu sebabnya sangat disayangkan kalau voer sampai tidak terkonsumsi oleh burung. Sedangkan untuk jenis voer yang umum diberikan oleh para kicaumania yaitu yang berkadar protein sedang antara 12-18%. Diluar itu, tidak menutup kemungkinan kalau bisa sesuai dengan karakter burung. Tidak konsisten memberikan voer atau sering mengganti merk beserta kadar protein yang ada di dalamnya, banyak dianggap bisa membuat bulu burung jadi tampak cenderung kusam.

Aneka Pakan Cucak Jenggot Biar Gacor dan Sehat

Makanan Cucak Jenggot – Cepat gacor dengan suara yang menjanjikan adalah tujuan utama dari setiap perawatan aneka macam jenis burung berkicau. Pemelihara murai batu, kacer, cucak ijo, anis merah, lovebird, kenari, cendet, pleci, terkhusus untuk pemilik burung bernama latin Alophoixus bres ini, sudah tentu kalau hampir semuanya menginginkan hal tersebut. Namun untuk mencapainya tentu bukanlah perkara yang instan, melainkan diperlukan suatu upaya yang lebih. Selain perawatan harian, pakan cucak jenggot yang bagus juga sangat menentukan potensi burung untuk kedepannya.
Pakan atau makanan cucak jenggot biar cepat gacor, di alam liar, agar rajin bunyi, yg bagus.
Cucak Jenggot (Alophoixus bres) via flickr @Lip Kee
Untuk perawatan cucak jenggot sendiri, setelan harian dasar yang diterapkan oleh para pengorbit burung juara, sebenarnya tidaklah jauh berbeda dengan rawatan harian yang diberikan oleh para kicaumania pada umumnya. Misalnya dengan rutin memandikan di pagi dan sore hari, menjemur seusai dimandikan, selalu menjaga kebersihan sangkar dan polesan tambahan berupa pemasteran. Namun untuk menunjang beberapa metode tersebut, makanan cucak jenggot biar cepat gacor yang diberikan  setiap harinya juga sangat berperan terhadap angka keberhasilan.

 

Untuk pakan cucak jenggot agar rajin bunyi sendiri, secara umum ada dua golongan, yaitu yang alami dan berupa racikan atau buatan. Untuk jenis asupan buatan, yang kebanyakan bagus dan aman diberikan ialah voer atau yang juga biasa disebut dengan poor. Sedangkan untuk makanan cucak jenggot di alam liar, diantaranya adalah buah-buahan segar dan berbagai EF (Ekstra fooding) atau asupan tambahan. Untuk lebih jelasnya lagi mengenai jenis asupan yang bisa diberikan kepada pengicau yang berkerabat dekat dengan cucak rowo ini, berikut ringkasan informasi lengkapnya;

Buah-buahan untuk Cucak Jenggot

Buah-buahan tergolong sebagai makanan cucak jenggot yang bagus untuk diberikan. Pasalnya di alam bebas, burung dari suku Pycnonotidae ini memang menjadikan buah-buahan sebagai konsumsi yang paling utama. Adapun beberapa buah-buahan yang kerap diberikan antara lain pepaya, pisang kepok khususnya pisang kepok putih, apel, pir dan lain-lain. Semua jenis buah tersebut mempunyai kandungan dan manfaat tersendiri. Semisal untuk pepaya, dimana pepaya kerap dinilai mampu meningkatkan daya tahan tubuh burung jika diberikan secara rutin.

 

Selain banyak dipercaya bahwa mampu meningkatkan kekebalan tubuh, karena teksturnya yang lembut, maka wajar apabila pepaya seringkali dianggap cukup mudah dicerna oleh sistem pencernaan hampir setiap jenis burung pemakan buah-buahan. Khusus untuk pisang, ada baiknya jika bagian kulit dibersihkan terlebih dahulu sebelum diberikan. Tujuannya adalah supaya kulit lebih steril dari bahan berbahaya seperti pestisida yang nantinya sangat dikhawatirkan kalau bisa mengkontaminasi bagian daging pisang dan ikut terkonsumsi oleh burung.

Jangkrik dan Belalang untuk Cucak Jenggot

Kedua jenis pakan ini umum disebut sebagai pakan tambahan. Meski kerap dianggap sebagai asupan tambahan, namun jangkrik dan belalang sebenarnya merupakan makanan cucak jenggot yang paling sering dicari di alam liar selain buah-buahan. Di dalam jangkrik dan belalang, tersimpan kandungan protein cukup tinggi yang sangat berperan bagi pertumbuhan burung. Namun khusus untuk jangkrik, karena banyak dipercaya mampu meningkatkan birahi burung, maka ada baiknya jika porsi lebih diperhitungkan.

 

Sedangkan untuk belalang, tidak semua jenis belalang baik untuk diberikan. Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis belalang yang beracun, sehingga sebaiknya jangan sampai terkonsumsi oleh burung. Umumnya belalang yang banyak diberikan oleh para kicaumania adalah belalang hijau. Jenis tersebut bisa didapatkan pada dedaunan padi yang ada di persawahan ataupun rerumputan hijau lainnya.

Kroto untuk Cucak Jenggot

Pakan cucak jenggot yang berupa kroto ini memiliki kandungan protein yang ternilai cukup tinggi. Pemberian kroto dimaksudkan agar suara burung jadi lebih ngeplong atau lantang. Itu sebabnya cukup wajar jika kroto kerap diberikan kepada burung yang hendak dilombakan. Memberikan kroto secara teratur juga sering dianggap bisa membuat bulu burung jadi tampak lebih mengkilap. Meskipun banyak dibilang mempunyai manfaat yang bagus, namun untuk menghindari hal-hal yang cenderung tidak diinginkan, maka ada baiknya jika kroto tidak diberikan dengan berlebihan.

Ulat untuk Cucak Jenggot

Jenis ulat yang kerap diberikan oleh para kicaumania adalah ulat hongkong. Hampir sama halnya dengan EF lain seperti kroto, belalang dan jangkrik, dimana ulat hongkong juga mempunyai kandungan protein yang terbilang tinggi. Karena kandungan protein-nya cukup tinggi, guna menghindari risiko yang kurang bagus, maka sebaiknya tidak diberikan dengan berlebihan. Memberikan ulat hongkong secara berlebihan, seringkali dianggap bisa memicu terjadinya penyakit katarak yang menyerang bagian mata burung.

 

Disamping itu, sebelum diberikan sebaiknya bagian kepala ulat dipotong atau disisihkan terlebih dahulu. Pasalnya bagian kepala ulat hongkong memang memiliki tekstur yang cenderung keras, sehingga tidak menutup kemungkinan kalau nantinya cukup sulit untuk dikonsumsi oleh burung. Disamping sulit untuk dikonsumsi, bagian kepala ulat juga mempunyai gigi yang relatif tajam, sehingga bisa menggigit bagian tenggorokan burung saat mengkonsumsinya.

Voer untuk Cucak Jenggot

Voer atau yang juga umum disebut dengan poor ini, bukanlah merupakan makanan cucak jenggot alami atau asupan utamanya ketika berada di alam bebas. Meskipun tidak tergolong sebagai pakan pokok ketika berada pada habitat asalnya, akan tetapi voer sangat bagus untuk diberikan. Bisa demikian, sebab di dalam jenis pakan buatan ini terdapat kandungan nutrisi yang cukup beragam, misalnya protein, mineral, serat dan lain sebagainya.

 

Selain itu, kadar yang ada pada voer sendiri juga belum tentu ada pada buah-buahan segar, kroto, jangkrik maupun belalang. Itu sebabnya sangat disayangkan kalau voer tidak sampai terkonsumsi oleh burung. Sedangkan untuk jenis poor yang umum diberikan oleh para kicaumania, yaitu yang berkadar protein sedang antara 12-18%. Diluar itu tidak menutup kemungkinan kalau bisa sesuai dengan karakter burung.

Pakan Cendet Racikan dan Alami Biar Gacor

Makanan Cendet / Pentet – Pakan yang diberikan setiap harinya memang sangat menentukan potensi burung untuk kedepannya. Baik itu untuk kelangsungan hidup yang selalu terjaga kesehatannya maupun pengembangan kemampuannya atau biar cepat gacor. Asupan yang kerap diberikan kepada burung yang juga biasa disebut pentet ini agar rajin berkicau, pada umumnya terbagi menjadi dua golongan, yaitu yang berupa alami dan buatan atau racikan. Keduanya mempunyai kandungan nutrisi yang berbeda-beda dan peran atau manfaat tersendiri bagi tubuh burung.
makanan atau pakan cendet anakan trotol agar cepat gacor, lolohan, yang bagus, buat racikan, bakalan, biar rajin berkicau, di alam liar, juara
Cendet / Pentet via flickr @Jeekc
Disamping pakan cendet agar cepat gacor, untuk menunjang tingkat keberhasilan, perawatan harian yang diberikan juga sebaiknya lebih diperhitungkan. Untuk rawatan pentet harian seperti pemandian, penjemuran, pembersihan kandang dan pemasteran, ada baiknya bila diterapkan dengan benar. Dengan kata lain, benar dalam artian harus terlaksana secara teratur, konsisten, baik dan sesuai dengan karakter burung. Jika beberapa hal tersebut kurang diperhatikan, maka tidak menutup kemungkinan kalau nantinya penampilan burung akan jadi cenderung biasa-biasa saja.

 

Apabila perawatan pentet harian sudah diterapkan dengan baik, teratur, konsisten dan sesuai dengan karakter burung, begitupun dengan rutinitas pemberian pakan cendet yang bagus dan selalu diperhatikan, niscaya dikemudian hari, hasil yang maksimal akan lekas diperoleh. Sehubungan dengan hal tersebut, khusus untuk yang belum dan sedang mencari referensi mengenai makanan cendet yang tergolong sebagai asupan alami sekaligus yang berupa buatan atau racikan, setidaknya beberapa ringkasan informasi berikut ini bisa sedikit bermanfaat bagi rekan-rekan kicaumania.

Buah-buahan untuk Cendet

Buah-buahan segar adalah salah satu makanan cendet di alam liar yang bisa dibilang paling pokok. Peran dari buah-buahan sendiri ialah untuk memenuhi kebutuhan vitamin yang diperlukan oleh tubuh burung. Karena di dalamnya menyimpan kandungan vitamin yang cukup beragam, maka tak heran jika buah-buahan kerap dijadikan sebagai pakan cendet anakan trotol yang paling pokok. Adapun beberapa jenis buah-buahan segar yang bisa diberikan kepada pengicau berbadan bongsor ini antara lain pisang khususnya pisang kepok, pepaya dan lain sebagainya.

 

Pisang dan pepaya mempunyai tekstur yang lembut, sehingga sangat tepat jika difungsikan sebagai makanan cendet lolohan. Khusus untuk pisang yang dibeli di pasaran, sebelum diberikan, ada baiknya jika bagian kulitnya dibersihkan dengan cara dicuci. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi adanya kandungan zat berbahaya seperti pestisida dan karbit. Apabila bagian kulit tidak dibersihkan terlebih dahulu sebelum diberikan, maka sangat dikhawatirkan kalau zat berbahaya yang ada pada bagian kulit nantinya bisa mengkontaminasi bagian daging buah dan ikut terkonsumsi oleh burung.

EF (Ekstra Fooding) untuk Cendet

Peran dari EF adalah untuk memenuhi kebutuhan protein yang sangat berperan bagi tumbuh kembang burung. Adapun beberapa jenis EF yang umum diberikan antara lain jangkrik, belalang, orong-orong, kroto, ulat hongkong, ulat bambu, cacing dan lain-lain. Karena kandungan protein-nya yang terbilang cukup tinggi, wajar apabila EF juga sering dijadikan sebagai makanan cendet juara. Mengingat kandungan protein EF yang tinggi, supaya terjauh dari risiko yang kurang bagus, maka ada baiknya jika porsi atau takaran pemberiannya lebih diperhatikan dan tidak sampai diberikan secara berlebihan.

Voer untuk Cendet

Di dalam voer terdapat kandungan nutrisi yang cukup beragam, seperti protein, mineral dan serat misalnya. Selain itu, aneka macam nutrisi yang ada pada voer juga belum tentu terdapat pakan pakan cendet alami yang berupa EF dan buah-buahan. Itu sebabnya sangat disayangkan apabila voer tidak sampai terkonsumsi oleh burung. Sedangkan untuk jenis voer yang umum diberikan yaitu yang berkadar protein sedang antara 12-18%. Diluar itu tidak menutup kemungkinan jika sesuai dengan karakter burung.

Pakan Racikan Buat Cendet

Makanan racikan buat cendet yang satu ini adalah ringkasan yang telah dimuat dari laman omkicau.com. Langkah pertama dalam membuat pakan racikan ini yaitu dengan menyediakan bahan-bahan terlebih dahulu. Bahan-bahan yang dibutuhkan diantaranya; tahu, 1-3 kilogram (atau lebih, sesuai kebutuhan) ikan berukuran sedang, 3-10 butir telur ayam, tepung jagung sebanyak 2-3 kilogram atau lebih (sesuai kebutuhan) dan 2-3 buah tomat segar.

 

Proses pembuatan pakan racikan; pertama-tama giling hingga lembut ikan yang sudah dibersihkan sisik-nya. Kemudian gilingan ikan lekas dicampur dengan potongan tahu, telur, tomat dan tepung jagung, lalu diaduk hingga rata. Cangkang telur tidak dibuang, tapi ditumbuk sampai halus dan dicampur dengan adonan yang berisikan keseluruhan bahan. Setelah semua bahan berada dalam satu wadah, aduk hingga benar-benar tercampur.

 

Jika semuanya sudah tercampur rata, maka segera dikeringkan pada oven antara 20-30 menit. Apabila telah dioven selama 20-30 menit, namun adonan masih belum mengering, waktu pengeringan bisa ditambah asalkan tidak sampai hangus. Sebelum diberikan, jemur adonan terlebih dahulu hingga sekiranya benar-benar bagus untuk disajikan. Makanan racikan agar cendet cepat gacor dan rajin berkicau ini, bisa dijadikan sebagai pengganti veor ketika ketersediaan-nya habis.

Aneka Pakan Lovebird Biar Gacor Ngekek

Makanan / Pakan Lovebird – Merawat burung lovebird yang dimulai semenjak ia masih anakan, memang mampu menumbuhkan kesan tersendiri. Terlebih lagi kalau tujuannya adalah guna dijadikan sebagai burung lomba untuk kedepannya. Apabila burung yang dipelihara sejak masih muda atau bakalan, dikemudian hari sudah bisa memperoleh gelar juara saat dilombakan, maka tidak menutup kemungkinan kalau bisa membuat pemiliknya merasa puas dengan upaya keras yang telah ditempuh olehnya. Berbeda dengan kesan yang didapatkan dari pemeliharaan burung dewasa yang kondisinya sudah bisa gacor, hal ini tentu akan terasa cenderung kurang memuaskan.
pakan lovebird lomba, anakan, juara, import, makanan yang bagus, biar cepat gacor dan burahi
Biji Oat / Haver untuk Pakan Lovebird via flickr @Joanna Bourne
Agar peluang untuk memperoleh suara lovebird ngekek panjang kemungkinannya jadi semakin besar, maka ada baiknya jika segera diupayakan semenjak burung masih muda bakalan atau bahan. Beberapa metode yang bisa menunjang kemampuan burung dalam berkicau yaitu terletak pada pola perawatan dan pakan lovebird yang diberikan setiap harinya. Jika rawatan atau setelan harian sudah diberikan dengan benar, teratur, konsisten dan sesuai dengan karakter burung, niscaya hasil yang maksimal akan lekas tercapai. Untuk menunjang keberhasilan dari perawatan, makanan lovebird yang baik juga perlu diberikan biar ia cepat gacor.

 

Untuk makanan lovebird biar gacor sendiri, bisa dibilang bahwa cukup beragam. Ada yang berupa pakan alami atau konsumsi utamanya ketika berada di alam bebas seperti biji-bijian import dan tak lepas pula dengan jenis makanan tambahan yang meliputi buah-buahan dan sayuran segar. Biji-bijian, buah-buahan dan sayuran, pada dasarnya mempunyai kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, supaya berbagai macam kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh burung mampu terpenuhi dengan lebih sempurna, maka ada baiknya jika beberapa jenis pakan tersebut diberikan secara bervariasi agar saling melengkapi antara satu sama lain.

Milet untuk Lovebird

Di dalam jenis makanan lovebird yang berupa bijian ini, terdapat beraneka macam nutrisi yang sangat diperlukan oleh tubuh burung. Selain kenari, blackthroat, parkit dan finch, ternyata lovebird juga cukup menyukainya. Memberikan milet, banyak dianggap bisa membuat burung jadi lebih aktif, sehat dan rajin gacor. Disamping itu, bijian ini juga dibilang mampu dan baik diberikan kepada lovebird yang sedang mengidap penyakit mata atau snot. Sedangkan untuk jenis milet yang kerap diberikan adalah milet putih dan merah.

 

Mengingat kandungan nutrisi-nya yang tergolong baik bagi tubuh burung, bukan tidak mungkin kalau milet putih dan merah cukup bagus untuk dijadikan sebagai pakan lovebird juara yang rutin diberikan. Namun karena bijian ini juga mempunyai kandungan karbohidrat, maka ada baiknya jika takaran pemberian lebih diperhitungkan. Pasalnya apabila sampai milet disajikan dengan berlebih, tidak menutup kemungkinan kalau hal ini bisa membuat burung jadi obesitas atau kegemukan. Supaya tidak sampai disajikan secara berlebih, solusinya bisa divariasi atau dicampur dengan canary seed.

Canary Seed / Biji Kenari untuk Lovebird

Meskipun namanya biji kenari, tetapi jenis pakan bijian ini tidak hanya diberikan kepada kenari saja.  Akan tetapi canary seed, saat ini sudah seperti menjadi makanan lovebird yang paling pokok dan kerap disajikan. Di dalam canary seed terdapat berbagai macam kandungan nutrisi seperti protein, hidrat arang dan lemak. Ketiga jenis nutrisi tersebut, banyak dibilang bahwa sangat berperan bagi tubuh burung, termasuk mampu menyegarkan tubuh, membenahi suara yang kurang bagus atau serak, menambah stamina dan lain sebagainya.

 

Kulit biji kenari yang cukup mudah untuk terkelupas, membuatnya lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan tubuh burung. Disisi lain, sebagaimana yang banyak dianggap oleh kicaumania, dimana biji kenari yang bagus ilah yang kering bersih, tua, berwarna kuning mengkilap dan tidak memiliki bau. Untuk canary seed yang masih muda ditandai dengan warna putih dan tekstur lunak, cenderung kerap dibilang kurang bagus untuk diberikan. Untuk menghindari terjadinya obesitas, maka tidak ada salahnya jika biji kenari diberikan secara bervariasi atau dicampur dengan milet.

Biji oat / Haver untuk Lovebird

Biji oat ternyata juga kerap dijadikan sebagai makanan loverbird. Memberikan biji oat kepada lovebird, seringkali diyakini mampu meningkatkan kegemukan terhadap burung yang memiliki tubuh kurus, mempercepat pemulihan burung yang sedang sakit, mempercepat proses mabung sekaligus meningkatkan ketenangan, memperbaiki sistem pencernaan, memperbaiki struktur jaringan kulit dan bulu supaya tidak rentan terhadap iritasi atau infeksi, melancarkan sistem peredaran darah dan fungsi jantung karena minim akan kolestrol jahat, membuat burung jadi lebih tenang serta tidak mudah stres dan lain-lain.

Apel Merah untuk Lovebird

Dibandingkan dengan apel hijau, apel merah seringkali diklaim bahwa mempunyai kandungan yang lebih tinggi. Memberikan apel merah secara rutin, banyak dibilang dapat meningkatkan stamina burung. Demi menghindari hal-hal yang cenderung kurang baik, misalkan burung secara tidak sengaja mengkonsumsi zat berbahaya seperti pestisida yang melapisi bagian kulit apel, maka tidak ada salahnya jika apel dibersihkan lebih dulu sebelum diberikan. Supaya burung lebih mudah saat mengkonsumsinya, ada baiknya jika apel dipotong kecil-kecil terlebih dahulu sebelum diberikan.

Kecambah atau Toge untuk Lovebird

Peran dari jenis pakan lovebird yang berupa toge ini, hampir sama halnya dengan apel merah. Dimana keduanya sama-sama mampu meningkatkan stamina burung. Dibandingkan dengan bijian yang masih mentah atau belum tumbuh, kecambah dinilai memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap. Karena dianggap dapat meningkatkan stamina burung, dengan memberikan kecambah secara rutin, maka tidak menutup kemungkinan kalau bisa membuat lovebird jadi lebih gacor dengan durasi ngekek yang lebih panjang.

Jagung Manis untuk Lovebird

Jagung manis terbilang cukup bagus untuk dijadikan sebagai pakan lovebird. Pasalnya jagung ini mempunyai kandungan yang bagus bagi tubuh burung, misalnya crypthoxanthin, beta karoten, Vitamin B dan C, folat dan lain sebagainya. Memberikan pakan lovebird biar gacor yang berupa jagung manis secara rutin, banyak dianggap mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus mempertkuat otot burung. Rasanya yang manis, membuatnya menjadi begitu digemari oleh lovebird.

Kangkung untuk Lovebird

Kangkung oleh para kicaumania kerap dijadikan sebagai makanan lovebird agar cepat birahi. Oleh karena itu, wajar jika kangkung banyak diberikan kepada burung-burung yang ada di penangkaran atau tempat budidaya. Selain kerap disajikan kepada burung penangkaran, kangkung juga sering diberikan pada burung yang hendak dilombakan supaya birahinya bisa meningkat dan nantinya jadi lebih rajin gacor. Sedangkan untuk bagian yang paling bagus diberikan ialah bagian daun. Dibandingkan dengan batang kangkung, bagian daun mempunyai kadar air yang lebih sedikit sehingga tidak mudah membusuk.

Pakan Anis Merah Biar Teler dan Ngeplong

Makanan Anis Merah – Dalam merawat burung yang juga umum disebut dengan nama punglor merah ini, momen yang paling dinantikan oleh hampir setiap pemiliknya ialah ketika ia bisa lekas buka paruh dengan suara yang menjanjikan. Baik itu pada segi keragaman variasi suara anis merah maupun kelantangan volume kicau-nya. Berbagai upaya pun terus diterapkan oleh para kicaumania biar anis merah cepat gacor. Mulai dari pemilihan burung sejak masih trotolan yang dianggap paling bagus, setelan harian yang cukup rumit, pencegahan macet bunyi, mempercepat proses masa mabung dan lain sebagainya.
makanan anis merah  biar cepat gacor, trotolan, trotol, mabung, terbaik,anakan, bakalan, bahan, juara, pakan macet yang bagus
Anis Merah / Punglor Merah (Zoothera citrina) via birds.fieldmuseum.org
Suara anis merah yang mumpuni, sebenarnya akan lebih mudah diperoleh jika rawatan hariannya lebih diperhitungkan. Setelan dasar yang paling umum diberikan oleh para kicaumania adalah dengan rutin memandikan, menjemur, menjaga kebersihan sangkar dan tambahan lain seperti pemasteran. Apabila beberapa perawatan tersebut sudah terlaksana dengan baik, benar, teratur, konsisten dan sesuai dengan karakter burung, niscaya dikemudian hari hasil yang maksimal akan lekas tercapai. Namun untuk mempercepat hasilnya, maka tidak ada salahnya jika didukung dengan pemberian makanan anis merah terbaik atau pakan yang bagus untuk disajikan.

 

Makanan anis merah biar cepat gacor sendiri, dikategorikan menjadi dua golongan, yaitu yang bersifat alami dan racikan atau buatan. Jenis pakan punglor merah yang alami, meliputi buah-buahan segar dan EF (Ekstra fooding). Sedangkan untuk makanan yang berupa buatan ialah voer. Diantara beberapa jenis pakan tersebut, masing-masing mempunyai kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, supaya aneka macam nutrisi yang diperlukan oleh tubuh burung mampu terpenuhi dengan lebih sempurna, maka ada baiknya jika asupan alami dan buatan diberikan secara bervariasi.

Buah-buahan untuk Anis Merah

Buah-buahan segar adalah salah satu pakan anis merah alami atau yang sering dikonsumsi olehnya ketika berada di alam bebas. Beberapa jenis buah yang kerap diberikan kepada pengicau dari suku Turdidae ini, antara lain pepaya, pisang, apel, pir dan lain sebagainya. Khusus untuk apel, tidak sedikit yang beranggapan bahwa jenis apel merah mempunyai kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan apel hijau. Sedangkan untuk pisang, kebanyakan burung lebih gemar terhadap jenis pisang kepok putih.

 

Pepaya mempunyai kandungan vitamin C yang terbilang cukup tinggi. Dan kadar vitamin C tinggi yang terdapat di dalam buah pepaya itu sendiri, banyak dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh burung. Disamping itu, pepaya juga mempunyai tekstur lembut yang membuatnya jadi mudah dicerna oleh sistem pencernaan burung. Aneka macam buah yang dijual di pasaran, kebanyakan mengandung zat berbahaya seperti pestisida, sehingga sebaiknya buah dibersihkan atau dicuci terlebih dahulu sebelum disajikan kepada burung.

EF (Ekstra fooding) untuk Anis Merah

Di dalam EF menyimpan kandungan protein tinggi, yang mana belum tentu ada pada makanan anis merah yang berupa buah-buahan. Adapun jenis-jenis ekstra fooding yang umum diberikan oleh para kicaumania, diantaranya adalah kroto, jangkrik, belalang, orong-orong, ulat hongkong, ulat bambu, cacing tanah dan lain-lain. Beberapa jenis EF tertentu, ada yang cukup berisiko jika diberikan dengan porsi yang terlalu berlebihan. Terlebih lagi untuk burung yang belum terbiasa dengan takaran EF dalam jumlah banyak.

 

Memberikan ulat hongkong secara berlebih, banyak dibilang bahwa bisa membuat mata burung jadi rentan bengkak atau bahkan bisa memicu penyakit katarak. Selain ulat hongkong, porsi kroto juga sebaiknya lebih diperhitungkan. Pasalnya pemberian kroto yang terlalu over, kerap diklaim kalau bisa meningkatkan suhu panas tubuh burung yang naik tidak pada semestinya. Apabila dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan jika nantinya suhu panas yang tidak normal dapat membuat burung jadi cenderung emosional atau galak.

Voer untuk Anis Merah

Meskipun tidak tergolong sebagai jenis makanan punglor merah yang paling pokok ketika berada di alam bebas, akan tetapi voer juga amat baik untuk diberikan. Bisa demikian, sebab di dalam voer menyimpan kandungan nutrisi yang cukup beragam, misalnya protein, mineral, serat dan semacamnya. Itu sebabnya, sangat disayangkan jika jenis pakan buatan ini tidak sampai terkonsumsi oleh burung. Sedangkan untuk jenis voer yang umum disajikan kepada anis merah, yaitu yang berkadar protein sedang antara 12-18%. Diluar itu tidak menutup kemungkinan kalau bisa sesuai dengan karakter burung.

Aneka Pakan Kenari Biar Gacor Ngerol

Makanan Kenari – Burung yang bisa cepat gacor dengan suara cukup menjanjikan adalah idaman setiap penghobi burung kicauan. Hal serupa juga tidak sedikit diimpikan oleh para kicaumania selaku pemelihara burung yang gemar terhadap pakan sayuran dan bijian ini, khususnya untuk jenis kenari merah lokal atau import seperti yorksihre misalnya. Namun untuk memperoleh suara kenari ngerol berdurasi panjang dengan volume yang keras, tentu bukanlah perkara yang instan. Pasalnya selain perawatan harian, pakan yang berikan setiap harinya juga sangat menentukan potensi burung untuk kedepannya. Baik itu pada segi kesehatan maupun perkembangan kemampuan berkicaunya.
makanan kenari agar cepat birahi, mabung, anakan, juara, biar cepat gacor keras, baru menetas, merah, import, yang bagus, lomba, merk, supaya, harga, sayuran
Aneka Pakan Kenari Supaya Gacor via flickr @steve p2008
Sehubungan dengan perawatan kenari biar cepat gacor, setelan dasar yang kerap diberikan oleh para pencetak burung jawara, sesungguhnya tidak beda jauh dengan rawatan harian yang banyak diterapkan oleh para kicaumania pada umumnya. Semisal dengan rutin dimandikan, dijemur, selalu menjaga kebersihan sangkar dan setelan tambahan lain seperti pemasteran. Namun beberapa metode tersebut mungkin dilakukan dengan benar, teratur, konsisten dan sesuai dengan karakter burung, sehingga tidak menutup kemungkinan kalau tujuan dari perawatan bisa tercapai dengan lebih sempurna. Demi menunjang hasil yang lebih maksimal, pemberian pakan kenari yang bagus sebaiknya juga diprioritaskan.

 

Untuk makanan kenari juara paling utama yang umum diberikan oleh para pengorbit-nya sendiri, sebenarnya juga tidaklah jauh berbeda dengan jenis pakan yang banyak diberikan oleh para kicaumania seperti biasanya. Misalkan yang berupa biji-bijian seperti canary seed, berbagai macam sayuran atau buah-buahan segar dan tambahan-tambahan lain seperti ulat hongkong, telur puyuh dan biskuit atau bubur bayi (yang biasanya diberikan kepada bayi). Akan tetapi beberapa jenis pakan kenari lomba tersebut, sebaiknya diberikan secara bervariasi agar aneka macam nutrisi yang diperlukan oleh tubuh burung mampu tercukupi dengan lebih sempurna.

 

Selain dianjurkan untuk diberikan secara bervariasi, makanan kenari agar cepat gacor sebaiknya juga lebih diperhatikan akan pemberiannya. Hal-hal yang perlu untuk lebih dicermati saat memberikan pakan adalah tingkat kesterilan, porsi atau takaran yang disesuaikan dengan karakter burung, masih atau sudah tidak layaknya untuk diberikan dan lain sebagainya. Jika semua jenis pakan begitupun pola perawatan harian sudah diberikan sesuai dengan apa yang diharuskan, niscaya burung akan lekas buka paruh dengan suara yang mumpuni. Untuk lebih lengkapnya lagi, mengenai aneka macam pakan kenari, berikut informasi lengkapnya;

Sayuran Pakan Kenari

Jenis makanan kenari yang berupa sayuran ini, di dalamnya menyimpan kadar nutrisi yang sangat diperlukan oleh tumbuh kembang burung, khususnya vitamin. Sedangkan untuk beberapa jenis sayuran yang bagus diberikan pada kenari antara lain kubis, sawi, selada, wortel, cabe merah, gambas atau oyong, jagung muda, mentimun dan lain-lain. Sayuran yang dijual di pasaran, biasanya dibaluti dengan zat berbahaya seperti pestisida.

 

Agar terhindar dari hal-hal yang cenderung kurang baik, misalnya gangguan sistem pencernaan pada tubuh burung yang ditimbulkan oleh pestisida, maka sebaiknya sayuran dibersihkan dengan cara dicuci terlebih dahulu sebelum diberikan. Beberapa jenis sayuran tersebut, tidak harus dijadikan sebagai pakan pokok yang wajib diberikan setiap harinya, tetapi dapat dijadikan sebagai pendamping atau pelengkap makanan utama yang berupa biji-bijian seperti canary seed.

Buah-buahan Untuk Kenari

Di dalam pakan kenari alami yang berupa buah-buahan segar ini, menyimpan aneka macam vitamin yang sangat berperan bagi sistem daya kerja tubuh burung. Untuk beberapa jenis buah yang biasanya diberikan, antara lain jeruk, pepaya, pisang, apel dan lain sebagainya. Khusus untuk apel, banyak yang beranggapan bahwa jenis apel yang baik untuk diberikan adalah apel merah dibandingkan dengan apel hijau. Pasalnya kandungan yang ada pada apel merah, kerap dinilai lebih tinggi daripada kandungan yang ada pada apel hijau.

Ulat Hongkong

Jenis ulat ini, oleh para kicau mania kerap dijadikan sebagai makanan kenari agar cepat birahi. Bisa begitu, sebab di dalam ulat hongkong terdapat kadar protein yang terbilang cukup tinggi. Kadar protein tinggi itu sendiri, kerap dianggap mampu meningkatkan birahi burung. Dan kebanyakan burung yang belum birahi, pada umumnya cenderung masih enggan untuk buka paruh, sehingga sangat wajar kalau upaya peningkatan birahi dengan pemberian ulat hongkong marak diterapkan.

 

Namun tidak semua kenari mau mengkonsumsi jenis pakan yang kaya akan protein ini. Disisi lain, ulat hongkong mempunyai bagian yang cukup keras sehingga sulit untuk dicerna atau bahkan bisa melukai anggota tubuh burung khususnya tenggorokan ketika tengah mengkonsumsinya. Bagian tersebut adalah pada kepala ulat. Jika tidak dipotong terlebih dahulu sebelum diberikan, maka sangat dikhawatirkan kalau nantinya kepala ulat bisa melukai tenggorokan burung dengan cara menggigitnya.

Telur Puyuh

Selain ulat hongkong, telur puyuh juga mengandung kadar protein yang cukup tinggi. Itu sebabnya, tidak dapat diherankan kalau telur puyuh juga banyak dijadikan sebagai makanan kenari anakan yang dimaksudkan agar proses pertumbuhannya bisa lebih sempurna. Baik itu pada segi kesehatan maupun pengembangan terhadap kemampuan gacornya. Sebelum diberikan, telur puyuh harus direbus terlebih dahulu.

 

Bagian telur puyuh yang paling baik dikonsumsi oleh burung adalah bagian yolk atau kuning telur. Dibandingkan dengan bagian putih telur, yolk banyak dinilai kalau mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi. Supaya terjauh dari hal-hal yang cenderung kurang bagus, misalnya gangguan kesehatan, maka segera ganti atau keluarkan telur yang sekiranya sudah basi agar tidak terkonsumsi oleh burung.

Biskuit atau Bubur yang Kerap Diberikan Kepada Bayi

Selain baik diberikan kepada bayi karena kandungan nutrisi-nya yang cukup beragam, jenis pakan buatan ini ternyata juga banyak diberikan pada burung kenari. Tujuan dari pemberian bubur atau biskuit ini, dimaksudkan agar bisa menunjang aneka macam nutrisi yang diperlukan oleh tubuh burung. Apabila yang diberikan adalah jenis bubur atau bubuk, maka bisa langsung dimasukkan ke dalam wadah makannya. Namun kalau jenis makanan yang tersedia yaitu berupa biskuit, sebelum diberikan maka harus ditumbuk atau dihaluskan terlebih dahulu supaya lebih mudah dikonsumsi oleh burung.

Tips Mengatasi Lovebird yang Sering Ngeruji

Cara Mengatasi Lovebird Ngeruji – Burung yang memiliki ciri khas paruh bengkok ini, sekarang mulai cukup marak dilombakan di berbagai daerah. Suara lovebird ngekek yang mampu berdurasi panjang, menjadi aspek penting yang menyangkut penilaian para juri saat ajang kompetisi tengah berlangsung. Makin panjang durasi suara ngekek-nya, maka semakin bagus pula nilai yang diberikan oleh juri. Disamping pemberian poin yang terletak pada segi suaranya, berdasarkan sepengetahuan penulis, ada hal yang bisa mengurangi penilaian burung ketika pelaksanaan lomba dimulai.
cara mengatasi lovebird ngeruji saat lomba, yang suka, sering, nakal.
Contoh Gambar Lovebird Ngeruji via flickr @Peter Békési
Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi kurang bagusnya penilaian burung saat lomba tengah dilaksanakan, yaitu terletak pada kebiasaan buruknya, seperti ngeruji misalnya. Ciri-ciri dari burung yang sering melakukan kebiasaan tersebut adalah seringkali beraktivitas yang berada dekat dengan jeruji sangkar, misalnya kerap menggigit, bertengger dan menubrukkan diri pada jeruji sangkar. Jika kebiasaan sedemikian sampai dilakukan olehnya, maka ada baiknya jika cara mengatasi lovebird ngeruji segera diterapkan supaya perilakunya yang cenderung kurang baik bisa lekas hilang.

 

Apabila cara mengatasi lovebird yang suka ngeruji tidak segera dilaksanakan sejak dini, maka sangat dikhawatirkan kalau perilaku yang kerap dinilai kurang bagus ini bisa menjadi suatu kebiasaan burung yang nantinya sulit untuk dihilangkan. Meskipun suatu saat burung sudah bisa gacor dengan suara ngekek yang durasinya relatif panjang, namun ia masih saja sering menggigit, bertengger, menghantamkan tubuh atau melakukan aktivitas lainnya yang bersentuhan dengan jeruji sangkar, otomatis nilainya pun akan jadi kurang maksimal saat diikutsertakan ke dalam ajang perlombaan.

 

Cara mengatasi lovebird yang sering ngeruji, sebaiknya dilakukan setelah diketahui dengan jelas penyebabnya. Sebab-sebab yang tidak menutup kemungkinan bisa memicu terjadinya kebiasaan ngeruji yaitu lantaran sedang over birahi, karena penempatan tangkringan yang kurang sesuai dan sebagainya. Kalau sudah diketahui penyebabnya adalah over birahi, maka penanganannya adalah dengan lebih memperhitungkan kembali pemberian pakan lovebird, khususnya yang berupa EF. Namun jika sebab utamanya ialah pola tangkringan yang kurang tepat, merubah posisinya ialah solusi yang paling tepat.

Mengatur Pemberian EF (Ekstra fooding) atau Pakan Tambahan

Di dalam pakan lovebird yang berupa EF seperti kangkung dan kuaci, banyak yang bilang bahwa didalamnya terdapat kandungan protein yang cukup tinggi. Karena kadar protein-nya yang terbilang tinggi, hal ini pun kerap dinilai kalau bisa membuat burung jadi over birahi jika diberikan dengan porsi yang berlebihan. Dan tingkat birahi yang terlalu over, memungkinkan lovebird menjadi sering ngeruji.

 

Mengatasi lovebird ngeruji yang terjadi lantaran over birahi karena pakan EF yang terlalu berlebihan, bisa ditindaklanjuti dengan cara menghentikan pemberian EF sementara waktu. Disaat pemberian EF dihentikan, pemilik bisa lebih menekankan penyajian pakan yang rendah protein. Makanan lovebird yang banyak dianggap bahwa tidak mengandung protein terlalu tinggi ialah biji-bijian seperti canary seed dan milet putih misalnya.

Merubah Pola atau Posisi Tangkringan

Pola tangkringan yang kurang tepat, biasanya juga bisa memicu terjadinya lovebird ngeruji. Terlebih lagi apabila hanya ada sebatang tangkringan di dalam sangkar, hal ini cukup memungkinkan kalau bisa membuatnya menjadi sering beraktivitas dekat dengan jeruji sangkar. Dampak dari seringnya burung yang gemar mendekati jeruji sangkar, lama-kelamaan akan membuatnya jadi lebih memilih untuk bertengger pada jeruji dan kemudian merasa nyaman, sehingga terciptalah kebiasaan baru yang cenderung kurang bagus.

Kebiasaan buruk burung yang sering bertengger pada jeruji sangkar dapat dicegah dengan cara memberikan tangkringan yang jumlahnya lebih dari satu. Bisa dua, tiga atau bahkan empat batang tangkringan sekaligus. Maksud dari pemberian tangkringan yang tidak hanya satu adalah supaya nantinya bisa dipasang dengan pola yang lebih beragam, misalnya menyilang. Karena pola tangkringan lebih beragam, maka cukup memungkinkan kalau dikemudian hari burung akan sesekali bertengger pada satu tangkringan tertentu.

 

Tanpa disadari lama-kelamaan ia pun akan seringkali hinggap pada tangkringan yang telah dipasang dengan pola beragam, baik secara disengaja ataupun tidak. Kalau burung telah mendapatkan kenyamanan saat bertengger pada tangkringan dengan pola yang digemari olehnya, niscaya nantinya ia akan lebih memilih untuk berdiri pada tangkringan yang telah disediakan daripada bertengger pada jeruji sangkar yang cenderung kurang nyaman untuk dipandang.

Mengawinkan

Jika kedua cara mengatasi lovebird ngeruji seperti di atas tidak berhasil dan sudah diketahui dengan jelas kalau penyebabnya adalah karena sedang over birahi, penanganan selanjutnya ialah dengan mengawinkannya. Karena tingkat birahi yang over bisa memicu terjadinya ngeruji, maka dengan mengawinkan burung bertujuan agar ia bisa menyalurkan birahi kepada lawan jenisnya. Jika sudah tersalurkan, otomatis tingkat birahinya akan semakin berkurang. Mencarikan pasangan sebelum perkawinan dimulai, bisa dengan cara melepasnya pada kandang umbaran yang berisikan lebih dari satu ekor burung yang berbeda jenis kelamin dengannya.

 

Tujuan dari penjodohan yang dilakukan dengan metode pelepasan pada kandang umbaran yang berisi lebih dari seekor burung, yaitu supaya ia dapat menentukan mana pasangan yang sesuai dengan pilihannya. Apabila pasangan burung kurang cocok antara satu sama lain, banyak yang beranggapan kalau nantinya proses perkawinan bisa berlangsung lama atau bahkan tidak berjalan sama sekali jika tetap dilakukan. Oleh karena itu, sebaiknya hanya kawinkan burung dengan pasangan yang sesuai dengan pilihannya agar proses bisa segera terselesaikan dan supaya burung bisa lekas lepas dari kebiasaan ngeruji-nya.